Berita

Politik

Jadi Tersangka KPK, Ini Tanggapan Dada Rosada

SENIN, 01 JULI 2013 | 16:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan Walikota Bandung Dada Rosada sebagai tersangka suap kepada hakim yang menangani perkara korupsi dana bantuan sosial. Bagaimana tanggapan Dada atas status barunya?

"Kalau nanya masalah perasaan, tanyakan saja kepada diri sendiri. Saya juga manusia biasa sama seperti kalian. Jadi kalau masalah rasa kaya gimana, ya sama saja seperti yang lain," ujar dia saat ditemui di Rumah Dinasnya, Pendopo Bandung, Senin (1/7).

Dada mengungkap selama ini dirinya selalu kooperatif mengikuti proses hukum. Dada datang memenuhi panggilan KPK dan memberikan keterangan sebenarnya yang diminta penyidik.


Setelah menyangdang status tersangka, Dada susah ditemui awak media. Dia berkilah tetap berada di Bandung dan memutuskan jalan-jalan keliling Kota Kembang.

"Hak saya keluar rumah bersama keluarga, karena saya tidak punya janji dengan siapapun. Saya makan ke Lembang, makan sate, ketan, jagung," ungkapnya.

Dada meminta maaf kepada media jika pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut dengan statusnya menjadi tersangka jawabannya kurang memuaskan.

"Saya minta maaf jika saya menjawab pertanyaan dari rekan-rekan tidak memuaskan. Tapi saya punya penasehat hukum, bisa ditanya langsung aja sama penasihat hukum saya. Karena dia lebih mengerti dan lebih siap," kata Dada seperti dikutip dari javanews.co. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya