Berita

Yuanita Christiani

Blitz

Yuanita Christiani, Lewati Target Menikah...

SENIN, 01 JULI 2013 | 09:34 WIB

Cari cowok yang sayang sama keluarga, teman dan seiman. Kebanyakan syarat jadi susah klik.

Bicara soal jodoh memang tak ada habisnya. Kaum perempuan umumya memasang target menikah di usia tertentu. Namun, tak jarang target itu meleset. Itulah yang dialami oleh artis, presenter dan model iklan Yuanita Christiani.

Lalu, bagaimana setelah target itu terlewati? Apakah presenter Take Me Out ini lantas menentukan target baru?


“Target nggak dulu ah. Dulu nikah targetnya usia 25, tapi sekarang udah 27, jadi udah lewat dan biasa aja,” ujarnya.

Kini, Yuanita telanjur enggan buru-buru melepas masa lajang untuk segera berumah tangga. Ia tak mau lagi merencanakan pernikahan dengan berpatokan pada usia.

Meski menjomblo, Yuanita mengaku tetap santai dalam menjalani hidupnya. Menemukan pasangan yang tepat dinilainya tak bisa terburu-buru. “Saya cari yang sayang sama keluarga, teman, seiman dan sabar yang paling penting,” tandasnya.

Ia tidak merasa kesepian dengan statusnya sekarang. “Cuma teman-teman saya aja yang rempong nyariin saya jodoh,” seloroh pemain film D’Trex The Movie dan Berbagi Suami ini seraya tertawa.

Didesak lagi mengenai kriteria pacar, Yuanita mendambakan sosok lelaki pekerja keras yang mengejar mimpi-mimpinya guna meraih kesuksesan.

“Kalau mendapatkan pria mapan karena dari orangtuanya, ia tidak akan menghargai arti sebuah uang. Tapi kalau ia pekerja keras, kalaupun sekarang strata ekonominya di tengah, asal ia punya fighting spirit yang besar ia bisa sukses,” tutur cewek kelahiran Jakarta, 14 April 1986 ini.

Ia tidak pernah mengkotak-kotakkan sang pacar berdasarkan jenis profesi. Yuanita mengaku pernah menjalin hubungan lintas profesi, mulai kalangan selebriti sampai lelaki di luar profesinya. “Tapi sejauh ini belum ada yang klik, ya masih terus mencari,” tandasnya.

Bukan perkara mudah baginya untuk mencari pacar. Ia punya begitu banyak syarat, termasuk salah satunya soal intensitas pertemuan yang harus selalu lancar dengan pasangan.

“Saya mikirnya gini, yang namanya syuting pasti menguras energi dan memakan waktu yang luar biasa. Kalau misalnya pasangan saya pekerjaannya banyak menghabiskan waktu di luar kota dan di luar negeri, nyari waktunya (pacaran) susah,” jelas Yuanita.

Kendati teknologi sudah canggih dan modern, Yuanita tetap tak merasa nyaman jika harus menjalani hubungan jarak jauh dengan pacar.

“Meskipun teknologi sekarang canggih sekali, bisa Skype, telepon dan chatting. Tapi kan hubungan itu harus ada pertemuan, harus face to face,” tuturnya.

Memandu Take Me Out, Yuanita tak iri para pesertanya dapat jodoh dari acara itu.
“Saya nggak iri, cuma terharu. Karena ada beberapa, ya ampun ternyata yang namanya cinta pada pandangan pertama memang ada dan bisa ya. Saya berharap suatu hari nanti merasakan hal yang sama dalam hidup saya pribadi seperti di acara ini,” harapnya.

Yuanita merasa mendapat banyak pelajaran dari reality show yang dibawakannya. Ada banyak kejadian yang membuatnya bisa menganalisa tentang tipe-tipe orang dan pasangan yang dipilih.

Masing-masing peserta, baik perempuan atau laki-laki biasanya sudah membawa kriteria yang diinginkan dan ditemukan di tempat acara, tanpa ada rekayasa apapun.

Soal badan, Yuanita mengaku gampang gemuk. Tapi, ia mempunyai cara untuk menjaga tubuhnya tetap sehat dan terlihat proporsional.

“Apalagi saya kan hobinya makan jadi ngemil itu musuh terbesar saya,” kata dia.
“Palingan minum air putih, minum jus, minum vitamin juga ditambah sama olahraga. Paling itu aja sih,” imbuh lulusan The London School of Public Relations ini.

Meski begitu, Yuanita tidak memiliki perawatan khusus, apalagi jadwal kerjanya padat.
Urusan bisnis, Yuanita lagi tertarik kuliner. Baginya bisnis kuliner minim risiko dan lebih dikenal olehnya. “Lagi coba bisnis restoran karena saya suka makan, makanya buat ini. Pokoknya suka wisata kuliner, makanan yang unik gitu,” ucapnya.

“Nanti mungkin Agustus ya saya launching dan sekarang ada partner gabungan sama teman-teman saya sekitar 5-6 orang,” imbuh Yuanita. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya