Berita

ika pmii

Politik

Alumni PMII Didorong Siapkan Capres Internal

SENIN, 01 JULI 2013 | 08:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Momen Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) harus mendorong dan mempersiapkan diri siapa bakal calon presiden yang sudah siap dari internal PMII. Karena cita-cita kehadiran PMII adalah untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Demikian disampaikan Sekjend Pengurus Besar PMII, A. Jabidi Ritonga menanggapi Munas V IKA PMII yang akan digelar pukul 13.00 WIB hari ini (Senin, 1/7) di Hotel Bidakara, Jln Gatot Subroto, Jakarta.

Untuk itu Jabidi berharap, Munas kali ini dapat membincangkan dan merekomendasikan banyak hal, diantaranya masa depan PMII, baik dari struktur PB PMII sampai ke level rayon-rayon (fakultas-fakultas di kampus) yang tersebar di Indonesia, untuk bagaimana mendorong dan mendampingi kaderisasinya.


"Hampir secara umum, kami melihat struktur IKA PMII dengan kami (PB PMII) tidak ketemu sebagai kader aktif," ujar Jabidi kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (1/7).

Menurutnya, pengalaman seperti itu tak boleh terjadi lagi, kepemimpinan ke depan harus benar-benar sinergi dan meluruskan visi misi berdirinya IKA PMII. Sementara untuk PB PMII butuh perhatian diantara tantantangan dan peliknya persolan kebangsaan saat ini, PB PMII tak bisa dibiarkan jalan sendiri terus-menerus.

"Salah satu rekomendasi eksternal lain, pemilu dan legislatif dan eksekutif serta presiden 2014. Itu penting untuk dikonsolidasikan, agar distribusi dan penguasaan PMII di segala level dapat terwujud," ungkap Jabidi.

Dalam Munas yang akan dihadiri pengurus IKA PMII 33 perwakilan tingkat provinsi dan 144 tingkat kabupaten dan kota se-Indonesia itu. Pada akhirnya, PB PMII kata Jabidi menyampaikan selamat dan sukses Munas V IKAPMII. Semoga terpilihnya struktur (pengurus) baru yang lebih dinamis, produktif dan inovatif. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya