Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Gelombang Panas Terjang Wilayah Barat AS

MINGGU, 30 JUNI 2013 | 17:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Puluhan warga Amerika Serikat yang tinggal di bagian barat telah dirawat karena mengalami kelelahan dan dehidrasi, seiring munculnya gelombang panas di kawasan tersebut.

Dinas Cuaca Nasional AS juga telah mengeluarkan peringatan gelombang panas untuk beberapa daerah yang dapat berlangsung hingga Senin (1/7) pagi.

Dinas cuaca itu juga memperkirakan suhu di gurun California, Death Valley, sudah mencapai angka 54 derajat celcius. Padahal suhu tertinggi yang pernah dirasakan di Bumi berkisar 56,7 derajat celcius, atau 2,7 derajat lebih tinggi dari suhu saat ini, yang juga pernah tercatat di sana pada tanggal 10 Juli 1913.


Pejabat setempat mengatakan bahwa gelombang panas ini muncul setelah daerah tersebut mengalami musim dingin paling kering dalam sejarah. Mereka khawatir gelombang panas ini akan memicu kebakaran liar di hutan.

Setidaknya lebih dari 34 orang telah dilarikan ke rumah sakit setelah menghadiri sebuah konser terbuka di Las Vegas, Nevada, akibta dehidrasi.

Mereka juga mengatakan bahwa seorang penduduk tua ditemukan tewas di rumah tanpa pendingin udara. Pria itu menderita masalah medis, tetapi kondisinya diyakini telah diperburuk oleh gelombang panas. Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press (Minggu30/6).

Sementara di Los Angeles, California, sejumlah orang juga dilaporkan telah dirawat karena kepanasan dan dehidrasi. Tempat penampungan untuk tunawisma di Phoenix, Arizona, menambahkan tempat tidur tambahan karena suhu di kota itu diperkirakan mencapai 50 derajat Celcius. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya