Berita

istimewa

Politik

DPR Khawatir Dinamit yang Hilang Disalahgunakan

JUMAT, 28 JUNI 2013 | 19:00 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanudin berharap, 250 TNT atau dinamit yang hilang tidak jatuh ke tangan orang salah. Pasalnya, dinamit itu bisa digunakan untuk meledakkan objek-objek vital milik negara.

"TNT itu sifatnya sangat rawan sekali, dan itu dengan tertutup bahkan prosedur bak tertutup itu disegel ketentuan cara membawanya," katanya di gedung DPR Jakarta, Jumat (28/6).

Dia mengumpamakan, sebanyak 10 sampai 15 unit dinamit saja bisa untuk meledakkan bangunan sebesar Istana Negara. Sementara, sebanyak 40 unit bisa untuk meledakkan bangunan seluas kompleks parlemen. Terlebih, bahan peledak jenis dinamit tidak bisa terdeteksi oleh alat metal detector.


Karena itu, TB Hasanudin berharap agar ratusan dinamit yang diperkirakan hilang dalam perjalanan dari Subang menuju Bogor Jawa Barat pada 26 Juli kemarin harus segera ditemukan oleh pihak berwajib.

"Untuk meratakan gedung sebesar Istana Negara sebanyak 10 sampai 15 cukup diletakkan di pondasinya," tegas politisi PDI Perjuangan itu. [rsn]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya