Berita

Roger Federer

Olahraga

Fed-Ex & Masha Frustasi Berat

Wimbledon 2013
JUMAT, 28 JUNI 2013 | 08:16 WIB

Satu persatu petenis top dunia berjatuhan di babak awal turnamen tenis Wimbledon 2013. Teranyar, juara tujuh kali turnamen ini, Roger Federer serta petenis putri nomor dua dunia, Maria Sharapova harus angkat kaki dari All England Club, London, Inggris.

Federer yang berhadapan dengan petenis asal Ukraina, Serhiy Stakhovsky, pada babak kedua dipaksa bertekuk lutut dalam permainan alot empat set, 7-6, 6-7, 5-7, dan 6-7. Petenis asal Swiss itu sebenarnya mampu meraih kemenangan pada set pertama, meskipun tak didapat dengan mudah.

Namun, pada tiga set berikutnya, Federer benar-benar direpotkan Stakhovsky, yang berpredikat petenis peringkat 116 dunia. Akhirnya, Federer pun takluk dan harus pulang dengan kekecewaan.


“Hari ini sungguh berat. Ini benar-benar membuat frustrasi dan mengecewakan. ,” ujar Federer dikutip ESPN, kemarin.

Stakhovsky yang berhasil menggagalkan misi Fed-ex meraih gelar kedelapan di turnamen ini masih tak percaya atas kemenangannya. “Saya tidak bisa bermain lebih baik hari ini. Saya masih tak percaya dengan kemenangan ini. Ketika Anda bermain melawan Federer di Wimbledon seperti ini, Anda bermain seakan menghadapi dua orang,” ungkapnya.

Apalagi, lanjut Stakhovsky, bermain di Center Court yang punya sejarah bagi Federer juga mesti melawan ego Fed-ex.

Pada laga lainnya, petenis Inggris Raya, Andy Murray lolos ke babak ketiga, usai menumbangkan wakil Taiwan, Lu Yen-hsun. Bermain di Court One, petenis tuan rumah ini tampil agresif sebelum mengakhiri pertandingan dengan pertarungan sengit tiga set 6-3, 6-3, 7-5.

Murray yang selanjutnya akan menghadapi Tommy Robredo mengaku bersyukur atas kemenangannya. Pasalnya, di turnamen lapangan rumput ini sudah menelan banyak korban cedera, tak terkecuali sejumlah petenis top di dunia. Dia juga berharap kondisi fisiknya prima sampai babak pamungkas.

“Berat rasanya jika harus berbicara mengenai masalah cedera para pemain. Namun, saya tidak dapat menjamin setiap pertandingan mudah dilewati,” ujarnya.

Sementara itu, Sharapova harus mengakui keunggulan petenis peringkat 131 dunia asal Portugal, Michelle Larcher de Brito. Masha kalah dua set langsung 6-3 dan 6-4.

Dengan hasil ini, Michelle melangkah ke babak berikutnya menghadapi petenis asal Italia, Karin Knapp yang sebelumnya mampu melewati hadangan petenis Ceko, Lucie Safarova.

Sharapova yang memenangi grand slam ini pada usia 17 tahun tahun 2004 lalu beberapa kali membuat kesalahan sendiri. Dia juga beberapa kali terpeleset dan jatuh, sehingga dia sempat dirawat beberapa saat.

Sharapova terlihat tidak menikmati pertandingan di lapangan dua itu. Setelah terjatuh, dia terlihat mencengkram pinggulnya menahan rasa kesakitan. “Saya tidak tahu apa yang saya lakukan di pertandingan ini. Yang jelas De Brito benar-benar bermain dengan hebat. Semua permainan yang ia tunjukkan benar-benar baik,” ujar Masha.

Bahkan, saat akan memasuki set kedua, Sharapova sempat meminta pelatihnya untuk memeriksa kondisi pinggul selama sembilan menit. “Sungguh membuat frustrasi.

Turnamen ini sangat spesial jadi rasanya benar-benar berat kalah di sini,”
Selain Federer dan Sharapova, sejumlah petenis unggulan pun harus tersingkir lebih dini di babak kedua. Antara lain, di bagian putra, Jo-Wilfried Tsonga, di bagian putri Victoria Azarenka, Caroline Wozniacki, dan Ana Ivanovic.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya