Berita

Olahraga

Jalan Pemuda Jadi Contoh Kawasan Bebas PMKS

RABU, 26 JUNI 2013 | 12:04 WIB

Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur akan dijadikan sebagai kawasan pencontohan bebas PMKS.

Saat ini seperti dilansir dari Beritajakarta, Jalan Pemuda sepanjang 3 kilometer, mulai dari perempatan Tugas hingga perempatan Jalan Pramuka dijaga petugas Satpol PP, Suku Dinas Sosial, dan Suku Dinas Perhubungan selama 24 jam. Bahkan, di sepanjang jalan tersebut juga telah terpasang rambu bertuliskan kawasan bebas PMKS sesuai peraturan daerah (Perda) 8/2007 tentang Ketertiban Umum.

Dipilihnya Jalan Pemuda sebagai kawasan pencontohan, kata Kepala Suku Dinas Sosial Jaktim Aji Antoko, dikarenakan di sekitar lokasi terdapat dua terminal, yakni Terminal Pulogadung dan Terminal Rawamangun. Selain itu, jalan tersebut merupakan kawasan kuliner dan sebagai lokasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang akan dijadikan sebagai salah satu ikon Jaktim. Untuk mewujudkan Jalan Pemuda bebas PMKS, lanjut Aji, pihaknya melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), Karang Taruna, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).


"Mereka ditempatkan di Jalan Pemuda dan beberapa lokasi rawan PMKS di Jakarta Timur," kata Aji Antoko, Rabu (26/6).

Untuk pengawasan PMKS sendiri, Sudin Sosial Jaktim menempatkan sebanyak 10 personil di sejumlah titik rawan PMKS yang tersebar di sepuluh kecamatan di Jakarta Timur di antaranya perempatan Garuda, Kecamatan Makasar, perempatan PGC, Cililitan, Kramat Jati, kolong Fly Over Klender, dan perempatan Pangkalan Jati, Duren Sawit, serta lampu merah Pramuka, Matraman. Selain itu juga ada yang petugas bergerak menyisir seluruh wilayah.

"Tim itu kita bagi dalam 2 shift. Terdiri dari 7 orang yang mulai bergerak dari pukul 07.30 hingga pukul 14.00 dan  pukul 14.00 hingga pukul 20.00," paparnya.

Dia memperkirakan menjelang bulan puasa ini, jumlah PMKS akan meningkat.[wid] 

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya