Berita

Syaiful Anwar/ist

Politik

Syaiful Anwar: Keputusan Pemerintah Soal BBM Patut Diacungi Jempol

SABTU, 22 JUNI 2013 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) patut mendapat apresiasi tersendiri. Pasalnya, keputusan pahit tersebut terpaksa diambil pemerintah untuk penyelamatan fiskal dan kepentingan rakyat miskin.
 
"Kenaikan harga BBM merupakan wewenang pemerintah. Keputusan yang tidak populis tersebut pasti diambil demi kepentingan penyelamatan fiskal dan rakyat miskin serta infrastruktur pedesaan," ujar Ketua Umum Aliansi Suara Rakyat (ASR), HM Syaiful Anwar kepada wartawan di Jakarta (Sabtu, 22/06).

Menurut HM Syaiful Anwar, yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Ulama dan Umaroh (FK-UUI) ini, keputusan pemerintah menaikan harga BBM dapat dimaklumi karena menyelamatkan negara dan bangsa lebih utama ketimbang kepentingan lain. Oleh karenanya, keputusan pemerintah ini patut mendapat acungan jempol.


“Keputusan pahit yang diambil pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) patut kita apresiasi karena bukan keputusan yang populis,” katanya.

HM Syaiful Anwar menambahkan, nilai tukar dolar sudah mencapai Rp 10.000 jika subsidi tidak diturunkan nilai tukar dolar dapat tembus mencapai Rp 15.000 yang akan berdampak perekonomian menjadi kacau.

"Oleh karenanya, ASR dan FK-UUI siap membantu mengawasi penyaluran program kemiskinan agar benar-benar sampai kepada yang berhak menerimanya," jelas Anggota DPR Fraksi Demokrat ini. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya