Berita

ilustrasi, timnas italia

Olahraga

Keteteran Sebelum Menang

Italia vs Jepang 4-3
JUMAT, 21 JUNI 2013 | 08:28 WIB

Italia akhirnya menang atas Jepang 4-3 (1-2) dalam laga di Stadion Pernambuco, Brazil dini hari kemarin WIB. Kendati demikian sukses dalam laga Grup B Piala Konfederasi itu, tidak diraih secara mudah.

Jepang bahkan sempat memimpin pada paruh pertama, sebelum takluk oleh Gli Azzurri. Gempuran pemain Jepang di babak pertama, membuat barisan pertahanan Italia ketar-ketir. Bahkan runner-up Euro 2012 itu, kebobolan lebih dulu lewat gol yang disarangkan Keisuke Honda dari titik 12 pas.

Sepuluh menit berselang, jala gawang Itali yang dikawal Gialuigi Buffon kembali bergetar. Kali ini gantian gelandang Manchester United, Shinji Kagawa yang mencatatkan namanya di papan skor.


Meski terus digempur oleh pasukan samurai biru, namun Italia tak mau menyerah. Gol balasan pasukan Cesare Prandelli itu baru bisa dikemas pada menit ke-41.

Sebuah corner kick dari Andrea Pirlo disambut sundulan Daniele De Rossi, Eiji Kawasima yang berdiri di bawah mistar gawang Jepang tidak mampu meresponnya dan memperkecil ketinggalan mereka menjadi 1-2.

Ketika paruh kedua baru berjalan lima menit, Italia mampu menyamakan kedudukan dan menambah pundi golnya. Atsuto Uchida mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau umpan yang dikirimkan Giaccherini.

Anak asuh Cesare Prandelli kembali membangun serangan. Alhasil mereka mendapatkan hadiah penalti, setelah tendangan Sebastian Giovinco mengenai tangan Hasebe di dalam kotak terlarang Jepang.

Adalah “super Mario” Balotelli, yang membalikkan keadaan menjadi 3-2. Namun  semangat pasukan Jepang yang ditukangi Alberto Zaccheroni kembali berkobar, setelah berhasil menyamakan kedudukan di menit 69, ketika tendangan bebas Yasuhito Endo disambut tandukan deras Shinji Okazaki dan tidak mampu dihalau kapten Itali, Buffon.

Nampaknya parade gol belum berhenti sampai disitu, Jepang yang terlalu asik menyerang agaknya lupa dengan pertahanan mereka. Sehingga sebuah umpan terobosan dari De Rossi membuat Claudio Marchisio bisa mengirimnya ke depan gawang dan diselesaikan dengan mudah oleh Sebastian Giovinco untuk memenangkan Italia 4-3.

Pertandingan kemarin nampaknya membawa memori, Zaccheroni. â€œPertandingan ini seperti saat Italia melawan Jerman pada tahun 1970. Kedua tim menunjukkan keberanian,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya