Berita

Politik

Ketua KPU Tolak Usul Mengembalikan Pemilihan Kepala Daerah ke DPRD

KAMIS, 20 JUNI 2013 | 19:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selama ini pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) sering dituduh sebagai salah satu penyumbang konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

Padahal jika dikaji lebih mendalam, konflik pemilukada terjadi bukan karena cara memilihnya yang bersifat langsung tetapi karena para kandidat dan pendukungnya tidak puas dengan hasil yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Demikian pandangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Malik, saat menerima laporan hasil pelaksanaan Pemilukada dari KPU Jawa Tengah, Kamis (20/6).


Menurut dia, usulan yang meminta pemilihan kepala daerah dikembalikan ke DPRD salah kaprah.

"Jadi, adanya pemikiran untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah secara langsung menjadi dipilih kembali oleh DPRD tidak relevan," ucapnya.

Menurut dia, meski pemilihan dilakukan DPRD, tetap saja konflik dapat terjadi jika pihak tertentu ada yang merasa tidak puas dengan hasil pemilihan tersebut.

Husni sempat memuji Pemilukada di Jawa Tengah. Husni menilai sikap para kandidat gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah yang sejauh ini dapat menerima hasil pemilukada merupakan bentuk kemajuan dalam kegiatan berdemokrasi di Indonesia.

Dia berharap sikap legawa tersebut dapat menjadi teladan bagi kandidat kepala daerah dan wakil kepala daerah di tempat lain. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya