Berita

husni manik/ist

Politik

Ketua KPU: Calon yang Tidak Menang Jangan ke MK Kalau Masalahnya Tidak Jelas

KAMIS, 20 JUNI 2013 | 16:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengapresiasi pelaksanaan pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah yang berlangsung aman, tertib dan lancar. Sejauh ini, para kandidat dapat menerima hasil pemilukada dengan baik.

"Situasi keamanan juga lebih kondusif, tidak ada konflik dan sejauh ini belum ada pengaduan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)," ujar Husni saat menerima laporam hasil pelaksanaan Pemilukada dari KPU Jawa Tengah, Kamis (20/6).

Laporan pelaksanaan pemilukada diserahkan langsung oleh Ketua KPU Jawa Tengah M Fajar Subhi didampingi anggota KPU Jawa Tengah Siti Malikhatun, Andreas Pandiangan, Nuswantoro Dwiwarno dan Achmad Junaidi.


Husni menilai sikap para kandidat gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah yang sejauh ini dapat menerima hasil pemilukada merupakan bentuk kemajuan dalam kegiatan berdemokrasi di Indonesia. Dia berharap sikap legawa tersebut dapat menjadi teladan bagi kandidat kepala daerah dan wakil kepala daerah di tempat lain.

"Kami berharap pemilukada tidak harus berakhir di MK. Para kepala daerah dan wakil kepala daerah yang belum berhasil memenangi pemilukada tidak perlu memaksakan diri membawa persoalan tersebut ke MK jika tidak jelas masalahnya," saran dia.

Seperti diketahui, Pemilukada Jawa Tengah yang dimenangi pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjadmoko, tingkat partisipasinya hanya 51 persen atau menurun dari pemilukada 5 tahun yang lalu dengan partisipasi mencapai 60 persen. Dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 27.385.985 orang, pemilih yang menggunakan hak pilihnya hanya 15.220.612 orang.  [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya