Berita

Ani Yudhoyono/ist

Politik

Ibu Negara: Narkoba Adalah Jalan Pilihan Menuju Neraka

KAMIS, 20 JUNI 2013 | 14:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono mengajak pelajar dan mahasiswa untuk bersama mencegah penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, mengkonsumsi narkoba hanya akan merusak fisik dan kesehatan. Bukan hanya merugi diri sendiri, tetapi merugikan bangsa dan negara.

Demikian disampaikan Ani Yudhoyono saat bersilaturahmi dengan para pelajar dan mahasiswa dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2013 di UKM Convention Hall, Gedung SME Tower, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

"Indonesia rugi karena telah kehilangan generasi penerus bangsa. Betapa narkoba akan merusak jiwa dan raga kita," ujar Ani Yudhoyono.


Jelas Ibu Negara itu, narkoba sudah menjadi masalah bagi seluruh masyarakat. Sejak tahun 2010, Presiden telah menegasakan tiga hal utama yang harus diperangi, yaitu korupsi, terorisme, dan narkotika. Oleh karena itu, hal ini memerlukan partisipasi segenap elemen masyarakat untuk mengatasinya.

Ani mengingatkan bahwa narkoba adalah jalan pilihan menuju neraka. "Pilihan jelas ada pada kalian. Setelah hidup nanti, mau ke neraka atau surga. Kalau tidak mengikuti nasihat orang tua, maka pilihan akan ada pada tangan kalian sendiri," terangnya seperti dikutip dari presidenri.go.id.

Di awal, Ani yang didampingi Herawati Boediono menyampaikan salam hangat dari Presiden SBY. Kata Ani, SBY yang juga suaminya itu berharap agar mahasiswa dan pelajar terus belajar dengan sungguh-sungguh, mengisi hari-harinya dengan kegiatan positif, meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta melandasi kehidupan dengan iman dan takwa.

"Ini semua dilakukan agar anak-anak sekalian siap melanjutkan estafet kepemimpinan nanti," tandas Ani menyampaikan pesan SBY.

Acara tersebut juga dihadiri anggota SIKIB, diantaranya; Evy Harjono Amir Syamsudin, Okke Hatta Rajasa, Sylvia Agung Laksono, Inggrid Kansil Syarief, Laily M.Nuh, dan Yasmin Gita Wirjawan. Selain itu hadir pula Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar, Menkumham Amir Syamsudin, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Linda Agum Gumelar. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya