Berita

sby

SBY: Seorang Presiden Tak Mungkin Dapat Selesaikan Masalah Secara Langsung

RABU, 19 JUNI 2013 | 23:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengomentari banyaknya nama-nama figur yang bakal maju pada pemilihan presiden pada 2014 mendatang. Dari nama-nama tersebut, dia memastikan tidak ada satu calon pun yang tidak punya kelebihan dan kekurangan.

"Kalau pilih yang seperti superman, pasti tidak ada. Untuk itu pilih yang kecerdasan berpikir," ucap Presiden dalam acara Ulang Tahun Rakyat Merdea Group ke-14 di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (19/6).

Dia mengingatkan para capres bahwa rakyat akan menyimak apa yang dijanjikan. Rakyat juga tahu mana janji yang realistis atau tidak, termasuk apa solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan setelah terpilih nanti.


"Kita pernah punya pemimpin yang luar biasa, Presiden Sukarno yang memerdekakan. Setelah Sukarno memimpin masih ada yang harus diteruskan," katanya.

SBY mengatakan pembangunan sebuah bangsa dan negara merupakan proses. Hakikat pembangunan bangsa adalah continuity dan berkelanjutan. Satu presiden tidak mungkin dapat menyelesaikan secara lansung masalah yang ada. "Tidak dalam waktu 1-2 tahun, tapi ratusan tahun," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya