Berita

ribka tjiptaning

PDIP: BLSM Tidak Akan Bisa Mengatasi Dampak Kenaikan Harga BBM

RABU, 19 JUNI 2013 | 15:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Program Bantuan Langsung Sementar Masyarakat (BLSM) tidak akan mampu mengatasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Semua rakyat mengeluh mendengar kenaikan harga BBM. Percuma saja memberikan BLSM," teriak politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning, di tengah-tengah ribuan kader banteng moncong putih, saat melakukan demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Rabu (19/6).

Menurut Ribka, program BLSM yang akan digulirkan pemerintah tidak sebanding dengan kegetiran yang dialami rakyat setelah harga BBM dinaikkan. Dia mengatakan uang BLSM sebesar Rp 150 ribu yang dikucurkan kepada tiap keluarga miskin tidak akan bisa mengatasi penderitaan yang mereka alami.


"Suami, istri dan tiga anak berarti tiap orangnya mendapat Rp  30 ribu dalam sebulannya. Berarti yang mereka dapat Rp 1000 perharinya. Ini tidak akan cukup. Dan ini diberikan 3 bulan, sementara penderitaan rakyat akibat kenaikn BBM dialami sepanjang tahun," katanya.

Untuk itu dia menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan perlawanan yang terus menerus terhadap kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM. Hal itu perlu dilakukan sekalipun Paripurna DPR yang didukung partai-partai koalisi Setgab sudah menyetujui kebijakan tersebut.

"Yang kami PDIP tawarkan adalah program prodesa, program kegiatan padat karya di 28 ribu desa. Kami lebih memilih kail daripada ikan," tandas Ketua Komisi IX DPR RI itu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya