Penyakit Chikungunya menyerang warga di wilayah Jakarta Pusat. Terhitung sudah ada sekitar 15 warga di Jalan Bango RT 01 RW 08 Kelurahan Gunungsari Selatan, Jakarta Pusat, menderita penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes albhopictus tersebut.
Irna (37), warga Jalan Bango nomor 16 menceritakan, penyakit itu pertama kali diderita suami istri yang tinggal tepat di depan rumahnya. Namun belakangan mewabah ke warga lain termasuk bapaknya. Pihak keluarga baru mengetahui sakit yang diderita sang bapak setelah diperiksa ke dokter.
"Dari Senin kemarin ngerasa demam, ngilu tulang, mukanya pada merah semua. Masih sampai sekarang tapi bapak lagi tidur," ucap Irna saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 19/6).
Ia juga mengatakan, penyakit ini rupanya cepat menyebar. Dalam satu RT-nya saja, sudah ada lebih dari 15 orang yang terserang Chikungunya. Agar tidak banyak jatuh korban, kata Irna, dokter menyuruh agar melakukan penyemprotan. Sayangnya hingga kini belum ada realisasinya dari pihak kelurahan.
"Harusnya segera disemprot. Kalau nggak ada uang, warga juga mau patungan buat penyemprotan. Takutnya kena anak kecil, namanya juga di kampung," pintanya
.[wid]