Berita

Politik

DEMO BBM

Hari Ini, Demonstrasi di Ibukota Capai Antiklimaks

SELASA, 18 JUNI 2013 | 17:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demonstrasi menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ternyata sudah mencapai antiklimaks hari ini (Selasa, 18/6), setelah kemarin unjuk rasa terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia dari pagi sampai tengah malam.

Rupanya, keputusan DPR untuk mengesahkan APBNP 2013 yang memuluskan jalan pemerintah untuk menaikkan harga BBM tidak direspons oleh gerakan massa, setidaknya untuk hari ini.

Suasana kontras tampak di pusat Ibukota. Pemantauan Rakyat Merdeka Online di tiga titik yang biasanya jadi arena favorit demonstrasi yaitu Bundaran HI, Gedung DPR RI, dan Istana Negara, terpantau sepi dari keramaian demonstrasi.


Memang ada sejumlah orang yang berdemonstrasi menolak kenaikan harga BBM subsidi, sekitar pukul 14.00 WIB. Tapi itu pun hanya dilakukan di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. Peserta aksinya terdiri dari puluhan orang dan berlangsung tak lebih dari satu jam.

Ribuan anggota Hizbut Tahrir Indonesia yang diiformasikan akan membludak di depan Istana Negara, sebagaimana dikatakan oleh Kapolsek Gambir AKBP Tatan Dirsan, ternyata tidak jadi datang.

"HTI katanya enggak jadi datang," kata dia kepada wartawan yang menanti di Silang Monas, Jakarta Pusat (Selasa, 18/6).

Kondisi di depan Gedung DPR Senayan dan Bundaran HI Jalan MH Thamrin,  terpantau aman dari demonstrasi dari pagi tadi hingga berita ini dilaporkan. Lalu lintas di sekitar kedua lokasi itu juga terlihat lancar.

Kondisi ini jelas sangat beda drastis dengan apa yang terjadi kemarin, ketiga titik itu dipenuhi massa dari berbagai elemen bahkan hingga menjelang tengah malam. Demonstran kemarin memanfaatkan momen sidang paripurna pengesahan RUU APBNP 2013.

Kemungkinan aksi baru akan kembali marak saat detik-detik pengumuman kenaikan harga BBM oleh pemerintah. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya