Berita

TOLAK HARGA BBM NAIK

Rieke Pitaloka Serukan Perjuangan Belum Selesai

SELASA, 18 JUNI 2013 | 02:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seluruh elemen rakyat diserukan untuk tetap berjuang bersama menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Persetujuan 388 anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Golkar, PAN, PKB dan PPP terhadap RAPBN-P 2013 yang mencabut subsidi BBM bukanlah akhir segala perjuangan.

"Perjuangan belum selesai. Saya mengajak seluruh elemen rakyat tetap berjuang bersama," tulis politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka dalam pesan singkat yang diterima redaksi, Senin (17/6) malam.

Rieke mengingatkan kenaikan BBM sebesar Rp 1500 per liternya berarti harga BBM naik 30 persen. Sementara jika naik Rp 2000 maka naik 40 persen. Untuk itu, katanya, perjuangan perlu terus dilakukan untuk menuntut kenaikkan upah buruh dan pekerja sebesar 30-40 persen, turunkan harga-harga kebutuhan pokok dan transportasi, serta tangkap dan adili siapa pun yang terlibat dalam "mafia BBM."


Selain itu Rieke juga mengingatkan agar mahasiswa, buruh dan elemen lainnya tidak melupakan triliunan rupiah uang rakyat yang digunakan pemerintah SBY tahun 2012 tanpa persetujuan DPR.

"Kembalikan uang rakyat yang digunakan pemerintah SBY tahun 2012 tanpa melalui mekanisme APBN dan persetujuan DPR seperti disebut dalam laporan BPK RI 11 Juni 2013 di Paripurna DPR. Antara lain Rp 38,18 triliun bayar keanggotaan IMF, Rp 1,6 triliun operasional SKKMigas, Rp 340 triliun penerimaan dari keuntungan sektor hulu migas," demikian Rieke, anggota DPR RI Fraksi PDIP A-339. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya