Berita

MACET/RMOL

Olahraga

Silang Monas Disesaki Kendaraan Pengunjung PPKD 2013

SABTU, 15 JUNI 2013 | 20:55 WIB | LAPORAN:

Silang Monumen Nasional  (Monas) ramai dipadati kendaraan masyarakat yang ingin mengunjungi Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) 2013. Kepadatan pengunjung PPKD ini mengakibatkan Jalan Medan Merdeka Timur atau tepatnya depan Gedung Pertamina hingga Masjid Istiqlal dijadikan tempat parkir kendaraan para pengunjung.

Tak pelak warga yang hendak menikmati Pesta Rakyat Jakarta pun mengeluhkan kemacetan yang ditimbulkan akibat parkir dadakan ini.

"Saya dapat info dari Broadcast Blackberry Message (BBM), ada acara di monas. Tapi kalau macet begini bagaimana mau masuknya. Ini aja kita baru di ring lima udah kaya gini, gimana ring satunya," cetus pengunjung dari Sunter bernama Hijrah, yang datang rombongan sekeluarga, kepada wartawan di tepian Jalan Medan Merdeka Timur, Sabtu (15/6).


Lebih lanjut, pria berusia 43 tahun itu menilai bahwa kesiapan panitia dalam menata parkiran dan mengarahkan pengunjung masih belum mumpuni. Ini nampak dari kesemrawutan parkir dan kemacetan yang ditimbulkan akibat parkir dadakan.

"Ternyata belum siap di Monas. Dari segi jalan dan penataan parkir, ini majunya aja satu ban-satu ban. Parkir legalnya juga enggak siap. Ini mobil juga parkir di jalan aja," keluh pria berkeseharian sebagai instruktur fitness itu.

Di waktu yang bersamaan Evi yang datang dari bekasi dengan sengaja memarkirkan mobilnya secara sembarangan di Jalan Medan Merdeka Timur. Ia berdalih dirinya tidak mengetahui keberadaan parkir resmi untuk pengunjung PPKD 2013.

"Orang-orang pada markir disini, saya juga ikut parkir disini," ujar wanita 40 tahun itu sambil menyalakan mobil carry miliknya.

Berdasarkan pantauan Rakyat Merdeka Online, kemacetan sudah terjadi mulai dari Jalan Merdeka Utara hingga menuju Jalan Medan Merdeka Barat, selain itu titik kemacetan juga terjadi di Jalan Medan Merdeka Barat menuju Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya