Berita

taufiq kiemas

Tak Ada yang Berubah, Kecuali Mega Makin Leluasa Tentukan Capres

SELASA, 11 JUNI 2013 | 14:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Almarhum Taufiq Kiemas selama masa hidupnya dinilai kerap menjadi jembatan penghubung antara PDI Perjuangan dengan pemerintah. Meski begitu, sepeninggal suami Megawati Soekarnoputri itu, sikap politik PDI Perjuangan diyakini tidak akan berubah.

"Meninggalnya Taufiq Kiemas, tidak serta-merta membuat PDIP semakin mendekat atau menjauh dari pemerintah," ujar Direktur Eksekutif Institute for Transformation Studies (Intrans) Saiful Haq kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 11/6).

Karena, Saiful Haq beralasan, sejak awal partai berlambag kepala banteng ini sudah menasbihkan diri sebagai partai oposisi. Sikap itu dijalankan secara konsisten tidak hanya struktural DPP tapi juga kader PDIP di parlemen.


"Kalau saya sih lihat sih, sebagai partai oposisi, PDIP sudah on the right track. Maksudnya, posisi oposisi yang diambil oleh PDIP sejak pemerintahan SBY sampai hari ini menunjukkan hasil yang positif," ungkapnya.

Lebih jauh Saiful Haq menjelaskan, kalau pun ada perubahan di PDIP sepeninggal Ketua MPR itu, paling hanya dalam hal penentuan siapa yang akan diusung sebagai calon presiden.

Saat ini Mega akan menjadi penentu tunggal dalam memutuskan siapa yang akan diusung pada pemilihan presiden 2014 mendatang. "Dulu mungkin masih ada persilangan pendapat dengan Taufiq. Sekarang Mega lebih mudah menentukan sikap dan prosesnya lebih singkat," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya