Berita

ilustrasi/ist

Korupsi Stadium Empat, Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Sumut Harus Diperiksa KPK

SELASA, 11 JUNI 2013 | 09:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Selain Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian Daerah Sumatera Utara juga mengungkap kasus dugaan penyimpangan dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara ke 33 Kabupaten/Kota se-Sumut.

Diduga, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan 33 Bupati/Walikota di Sumut keciprat uang dari dana BDB itu. Saat ini KPK sedang menangani  kasus dana BDB tahun 2013 dengan menetapkan Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara seabagai tersangka. Dan Polda Sumut menangani kasus dana BDB tahun 2012 dengan melakukan penyelidikan terhadap pengucuran dana BDB oleh Pemprov Sumut ke Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP-HIMMAH)  bertekad mengawal kasus ini sampai tuntas, Al Washliyah adalah sebagai organisasi terbesar di Sumatera Utara.


Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian mengatakan, informasi yang ia peroleh, sebanyak 33 kabupaten/Kota diduga terlibat dalam penggelapan dana BDB Rp.500 miliar dari total dana Rp2 triliun.

"Terkait dana BDB ini diduga Gubernur dan 33 Bupati/Walikota serta beberapa anggota DPRD di Sumut terlibat penyelewengan dana tersebut," kata Aminullah Siagian di Jakarta, Selasa (11/6).

Jelas Aminullah, kucuran dana BDB ini sangat aneh dan di luar mekanisme yang ada, karena pencairan dana DBD dari Pemprov Sumut ke Kabupaten/Kota tidak melalui sidang paripurna DPRD Sumut.

"Mereka semua diduga sebagai penerima dari total dana BDB Rp2 triliun dan sebanyak Rp500 miliar menguap," terang Aminulah.

Dengan indikasi ini sambungnya, PP HIMMAH beserta jajarannya se-Sumut akan mengawal kasus ini secara tuntas agar dugaan-dugaan ini tidak menjadi bola panas di Sumut. "Kalau terbukti segera ditahan, kalau tidak, ya biar isunya tidak ke mana-mana," tegasnya.

Terakhir Aminullah menambahkan, untuk penegak hukum seperti KPK dan Kepolisian, hal ini mempermudah proses penyelidikan mengingat ada pintu masuk dan fakta indikatif setelah di tangkap dan diperiksanya Bupati Madina dan diperiksa Bupati labura.

"Memang benar adanya, bahwa Sumut ini sudah darudat korupsi stadium empat. Kita mendorong KPK tanpa pandang bulu supaya segera menyelesaikan kasus hukum seadil-adilnya," tandasnya. [rsn]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya