Berita

Jeffrie geovanie

Jokowi akan Melenggang Menuju Kursi RI 1 kalau Konvensi Demokrat hanya Basa-basi

SENIN, 10 JUNI 2013 | 14:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Harapan publik atas lahirnya tokoh baru yang akan tampil sebagai calon presiden lewat konvensi Partai Demokrat sangat besar.

"Mengapa kita hanya bisa berharap pemilihan presiden 2014 akan berwarna melalui konvensi capres Demokrat? Karena melalui partai-partai lain seperti yang kita ketahui telah memutuskan capresnya masing-masing dan terbukti sampai saat ini peneriman masyarakat sangat rendah kepada capres-capres tersebut," ujar board of advisor CSIS, Jeffrie Geovanie, (Senin, 10/6).

Menurut Jeffrie, konvensi capres Partai Demokrat akan jadi panggung yang menarik, tempat tampilnya tokoh-tokoh muda dari generasi baru yang secara leluasa bisa memperkenalkan diri dan unjuk gigi secara elegan.


Karena itu, menurut Jeffrie, bila konvensi berjalan sangat demokratis dan diikuti oleh calon-calon presiden dari generasi baru seperti Gita Wirjawan, Mahfud MD, Marzuki Ali, Irman Gusman, Dino Pati Jalal, Chairul Tanjung, hanya capres Partai Demokrat yang kemungkinan menjadi penantang dan bisa mengimbangi Joko Widodo.

Namun, bila ternyata konvensi capres Partai Demokrat berjalan tidak seperti yang diharapkan, maka 2014 yang akan datang, teka tekinya hanya siapa yang akan menjadi wakil presiden Indonesia berikutnya.

Karena bagi dalam amatan Jeffrie, kalau saja pemilihan presiden RI dimajukan hari ini, dapat dipastikan Jokowi, sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta akan terpilih sebagai presiden dengan suara mutlak di atas 60 persen, siapa pun lawannya.

Namun, karena pemilihan presiden masih setahun lagi, yaitu tahun 2014 yang akan datang, kepastian bahwa mantan Walikota Solo itu akan tampil sebagai pemenang, terpaksa harus bersabar dulu. "Waktu satu tahun ke depan ini akan sangat bergantung pada keberhasilan konvensi capres Partai Demokrat," pungkas Jeffrie. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya