Berita

Lin Dan

Olahraga

Didenda Rp 49 Jeti, Super Dan Mundur

Djarum Indonesia Open 2013
SENIN, 10 JUNI 2013 | 08:15 WIB

Pebulutangkis asal China, Lin Dan memastikan dirinya batal mengikuti kompetisi bergengsi Indonesia Open 2013, yang akan dihelat di Istana Olahraga (Istora) Senayan, Jakarta, 10-16 Juni.

Mundurnya bekas pebulutangkis terbaik dunia periode Februari 2004-Juni 2013 itu, tentunya akan mengecewakan banyak pihak, karena banyak penikmat olahraga tepok bulu yang mengharapkan dapat menyaksikan duel antara Lin Dan dengan pebulutangkis kebanggaan Indonesia, Taufik Hidayat.

Super Dan batal berpartisipasi di Indonesia Open, dikarenakan tengah di dera cedera. Tak ada penjelasan lebih lanjut soal cedera apa yang di derita pemain asal China itu Tetapi disebutkan Super Dan mulai dihampiri cedera pada gelaran Kejuaraan Bulutangkis Asia bulan April lalu.


Buntut dari keputusannya itu, Lin Dan dikenakan denda 5000 Dollar AS atau kurang lebih Rp. 49 Juta. Pria berusia 29 tahun itu dikabarkan juga absen dalam kejuaran Singapura Open 2013, 18-23 Juni mendatang.

“Setelah mengikuti babak penyisihan Pekan Olahraga China, saya tidak dalam kondisi terbaik untuk mengikuti turnamen dan ingin berkonsentrasi untuk proses penyembuhan, sehingga nanti bisa tampil maksimal di Kejuaraan Dunia bulan Agustus mendatang,” kata Lin Dan di Channel News Asia.

Indonesia berjaya di turnamen bulutangkis yang bertajuk SCG Thailand Open 2013.

Pasalnya dari lima nomor yang dipertandingkan Indonesia mampu membawa pulang dua gelar sekaligus. Dua gelar tersebut diraih dari partai ganda campuran dan putri.

Ganda campuran kakak beradik Markis Kido/Pia Zebaidah menundukkan pasangan Indonesia lainnya Riky Widianto/Puspita Richi Dili. Pasangan yang diunggulkan kedua pada turnamen ini harus susah payah menang dengan tiga set, 18-21, 21-15, 21-15.

Sedangkan, pasangan lain yang menyumbangkan gelar juara adalah ganda putri. Niya Krishinda Maheswari yang berpasangan dengan Greysia Polli menang mudah atas lawannya dari Jepang Yuriko Miki Koharu/Yonemoto, 21-7, 21-13.

Sementara tuan rumah, Thailand hanya mendapatkan satu piala di partai tunggal putri setelah menempatkan dua wakilnya di final. Ratchanok Intanon menang tiga set atas Busanan Ongbumrungpan, 20-22, 21-19, 21-13. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya