Berita

Politik

Banyak yang Galau Anas Ikut Konvensi Demokrat

JUMAT, 07 JUNI 2013 | 20:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat M. Rahmat tidak aneh dengan munculnya larangan Anas Urbaningrum ikut konvensi penjaringan calon presiden Partai Demokrat.

Menurut dia, hal itu muncul akibat kekhawatiran.

"Saya tahu kalau Anas ikut konvensi banyak pihak khawatir dan galau," kata Rahmat kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (7/6).


Menurut orang dekat Anas ini, para pengurus partai tahu Anas yang bekas ketua umum punya akar yang kuat di daerah. Sehingga, perlu ada usaha untuk memotongnya.

"Tetapi kalau Demokrat ksatria dan benar-benar ingin konvensi terbuka, maka keikutsertaan dan kemenangan Anas di konvensi harus bisa diterima sebagai kenyataan politik," pungkas Rahmat.

Sebelumnya, pengurus pusat Partai Demokrat menyatakan Anas tidak boleh ikut konvensi karena terganjal pakta integritas. Anas kini berstatus tersangka kasus Hambalang. [dem] 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya