Berita

sby

Hanya Akal-akalan SBY, Anas Ikut Konvensi Cuma Isu

JUMAT, 07 JUNI 2013 | 16:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tak hanya kalangan Demokrat, para pengamat juga meragukan pemberitaan Anas Urbaningrum berniat untuk ikut konvensi calon presiden yang digelar partai yang pernah ia pimpin tersebut.

"Saya kira itu isu saja. Itu hanya (usul) orang-orang di sekeliling Anas yang memanfaatkan momentum supaya nama Anas tidak dilupakan orang," ujar pengamat politik Musni Umar kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 7/6).

Meski begitu, menurutnya, setidaknya ada dua alasan kenapa dia melihat Anas tak mungkin ikut konvensi. Pertama, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu sedang terjerat kasus hukum. Kedua, ini yang lebih utama, Anas tidak dipercaya Susilo Bambang Yudhoyono.


"SBY kan ingin aman. Nggak mungkin (SBY) mencalonkan orang yang tidak dia percaya 100 persen," ungkap Musni, yang juga dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Menurut Musni, capres Partai Demokrat pada akhirnya akan ditentukan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai SBY. Karena konvensi sejak awal hanya disiapkan untuk menarik simpati dari publik.

"Konvensi itu hanya untuk menarik simpati saja. Sama seperti yang dilakukan Golkar pada tahun 2004 lalu," ungkapnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya