Berita

ramadhan pohan

Ramadhan Pohan: Kita Tunggu Saja Sikap Resmi PKS Soal BBM

JUMAT, 07 JUNI 2013 | 14:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan tampaknya lebih soft dalam menanggapi sikap PKS yang gencar diberitakan menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), dibanding elit partai penguasa itu lainnya.

Ramadhan tak mau mengumpat dan mengecam PKS karena menganggap penolakan itu belum sikap resmi. "Kita tunggu saja sikap resmi PKS," ujar Ramadhan kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 7/6).

Menurut Ramadhan, pernyataan mayoritas elit PKS yang menolak kenaikan harga BBM, bahkan juga sudah disampaikan presiden partai tersebut, Anis Matta, masih merupakan pendapat pribadi. Karena Ramadhan melihat, hanya pernyataan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin yang bisa dianggap sebagai representasi sikap resmi PKS.


"Dan Ustadz Hilmi saja memaklumi (kenaikan harga BBM) seperti dikatakan Pak Tifatul. Kita tunggu saja Ustadz Hilmi bicara terbuka. Kita nggak usah terlalu gelisah. Ini masah internal PKS," ucap Wakil Ketua Komisi I DPR ini.

Namun, meski Ustadz Hilmi memaklumi, Anis Matta masih terus mengumbar pernyataan-pernyataan liar. Karena itu, Ramadhan Pohan meminta Ustadz Hilmi untuk menertibkan Anis Matta Cs. Termasuk memerintahkan kader PKS untuk menurunkan spanduk-spanduk penolakan kenaikan harga BBM yang tersebar di berbagai daerah. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya