Berita

Abdullah Hehamahua

Abdullah Hehamahua: Bambang Widjojanto Ikut Menangani Century

RABU, 05 JUNI 2013 | 16:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Isu bahwa Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto menarik diri dari penanganan kasus Century kembali mengemuka.  Pasalnya, Bambang pernah jadi pengacara Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang menggolontorkan dana talangan kepada Bank Century.

Abdullah Hehamahua, saat dihubungi, mengaku, selama menjadi penasihat KPK, sepengetahuan dia tidak ada komitmen seperti itu. "Nggak ada itu," ujar Hehamahua kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 5/6).

Abdullah Hehamahua pernah ikut dalam gelar perkara kasus bailout Bank Century. Dalam gelar perkara itu, Bambang ikut memberikan masukan bahkan merumuskan penangannya. "Jadi biasa saja," ungkap Hehamahua.


Menurutnya, tak masalah Bambang tetap ikut menangani kasus bailout Bank Century. Karena Bambang menjadi pengacara LPS itu sebelum menjadi pimpinan KPK. "Itukan sebelum jadi pimpinan KPK. Itu bisa dipisahkan," jelasnya.

Apalagi dalam kode etik dan UU KPK, disebutkan, bahwa seluruh pejabat KPK harus menanggalkan jabatan setelah menjadi pimpinan KPK. Karena, semuanya harus fokus pada jabatan yang diemban.

"Tak hanya Pak Bambang, Pak Abraham Samad juga dulu kan lawyer. Saya juga dosen. Tapi begitu jadi pimpinan KPK atau penasehat KPK, semua jabatan itu harus ditanggalkan," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya