Berita

Rizal Ramli Ucapkan Selamat ke SBY

SABTU, 01 JUNI 2013 | 17:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh oposisi nasional yang juga ekonom senior DR Rizal Ramli menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas prestasi yang telah diterohkannya selama ini. Rizal Ramli menilai Presiden SBY punya sejumlah prestasi luar biasa yang patut diapresiasi.

"Saya ucapkan selamat kepada SBY atas prestasinya mewujudkan ketimpangan ekonomi nasional. Belum pernah ketimpangan rakyat di republik ini terjadi sebesar seperti sekarang," ujar dia ketika menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan bertema "Mencari Capres Pancasilais di Pemilu 2014 : Who's the next President RI?" di kampus Universitas Nasional Jakarta, Sabtu (1/6).

Berdasarkan indikator index pembangunan manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), beber dia, tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia terendah di bawah Philipina, Thailand, Malaysia dan Singapura. Menurut mantan menkoperekonomian dan menteri keuangan itu, prestasi luar biasa di bidang ekonomi ini akibat pemerintah mempraktikkan ideologi neoliberal, bukan Pancasila. Padahal Bung Karno pernah mengingatkan, hati-hati kita merdeka tapi mereka penjajah akan kembali datang melalui ekonomi.


"Saya juga ucapkan selamat kepada SBY yang telah berhasil meningkatkan angka korupsi," ujar Rizal Ramli lagi.

Calon Presiden paling ideal versi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) ini mengatakan, di era kepemimpinan SBY praktik korupsi makin gawat saja. Korupsi terjadi dalam berbagai level di semua sektor kehidupan. Pejabat pemerintah dan anggota DPR kongkalikong mencuri triliunan rupiah uang negara. Sementara, penegakan hukum yang mestinya jadi tempat peradilan bagi para koruptur berlaku tajam ke bawah tumpul ke atas.

"Uang rakyat digerogoti bahkan sejak masih dalam pembahasan anggaran," katanya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya