Berita

mahfud md

Mahfud MD Sudah Sering Laporkan Kasus ke KPK Tapi Tak Tahu Bagaimana Ujungnya

SABTU, 01 JUNI 2013 | 14:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Meski menganggap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah on the track, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memastikan bukan berarti lembaga anti korupsi tak bisa dikritik.

"Tapi, apakah KPK begitu bagusnya sehingga tak ada celah untuk dikritik?Kita pun tahu KPK layak dikritik dlm ihwal tertentu," jelas Mahfud MD dalam kicauannya di akun Twitter ‏@mohmahfudmd (Sabtu, 1/6).

Mahfud mengaku pernah mengkritik KPK karena sangat gencar meminta masyarakat agar melaporkan jika mengetahui ada dugaan korupsi.  Tetapi, banyak sekali laporan yang, seolah-olah tak ditindaklanjuti dan pelapor tidak diberi tahu perkembangan penanganannya.


"Sudah beberapa kali saya mengantarkan laporan ke KPK, tetapi tak pernah diberi tahu progress-nya," sambung Ketua Presidium KAHMI ini.

Bahkan, sambung Mahfud, ada pelapor yang sampai dipecat dari status kepegawaiannya tetapi masalah yang dilaporkan ke KPK tak jelas penanganannya.

"Buat apa KPK mmbuat iklan agar msyarakat mlaporkan terjadi korupsi, tetapi ssudah melapor tak mendapat perhatian yg memadai?" kata Guru Besar UII Yogyakarta ini mempertanyakan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya