Berita

ilustrasi

Politik

Prabowo: Subsidi BBM Boleh Dicabut, Tapi Diganti Transportasi Gratis

KAMIS, 30 MEI 2013 | 16:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, mengatakan, pencabutan subsidi bahan bakar minyak(BBM) boleh dilakukan pemerintah dengan catatan rakyat miskin tidak dirugikan.

Menurutnya, jika subsidi dicabut maka secara otomatis negara punya uang tunai yang banyak. Uang tersebut sebaiknya digunakan untuk membeli alat transportasi massal demi membantu rakyat.

"Kalau cabut subsidi kita punya uang kas. Ini bisa untuk beli bus," tegas Prabowo usai  menyampaikan ceramahnya tentang "Srategi Besar Pembangunan Bangsa: Membangun Kembali Indonesia Raya Berdasarkan Konstitusi" yang dipaparkan dalam seminar nasional memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Ruang Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (30/5).


Ia mencontohkan Thailand yang memiliki sistem transportasi massal yang baik. Di sana, semua bus yang tidak dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC, digratiskan. Sementara di Amerika Serikat, orang miskin mendapat kartu bebas biaya naik angkutan umum.

Menurut dia lagi, pemberian layanan transportasi massal yang gratis dan berkualitas itu hanya salah satu bentuk untuk meringankan beban ekonomi orang miskin. Rakyat miskin tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi untuk sehari-hari.

"Jangan sampai pencabutan subsidi memberatkan hidup rakyat miskin," tegas Prabowo lagi. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya