Berita

jokowi

Pencapresan Jokowi Dinilai Sebagai Panggilan Sejarah

KAMIS, 30 MEI 2013 | 08:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Joko Widodo disarankan segera membuat keputusan bersedia untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang.

Karena sampai saat ini, Jokowi masih menolak jika ditanya soal pencapresannya kendati setiap poling capres namanya selalu unggul atau setidaknya termasuk tertinggi.

Bahkan poling terakhir Center for Strategic and International Studies (CSIS), mantan Walikota Solo ini mengungguli Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.


Selain Jokowi masih menolak, Megawati juga masih enggan bicara soal pencapresan anak buahnya yang yang masih ngotot mau menyelesaikan tugasnya sebagai orang nomor 1 di DKI.

"Tapi, panggilan sejarah sering mengalahkan argumen apapun. Jokowi, Mega, atau siapapun bisa saja berusaha dan berencana secanggih apapun. Kehendak Tuhan lewat tuntutan sejarah bisa menentukan lain. Kalau memang sudah demikian, ya 'bismillah' saja, Pak Jokowi," ungkap pengamat politik senior AS Hikam (Kamis, 30/5).

AS Hikam menjelaskan, manusia hanya berhak merencanakan, tetapi Tuhan jua yang akhirnya menentukan. Dan salah satu instrumen Tuhan adalah melalui panggilan sejarah.

"Siapa yang percaya bahwa Barack Hussein Obama akan menjadi Presiden pertama AS yang berkulit hitam sebelum 2008," ungkap akademisi dari President University ini.

"Ketika alm GD (Gus Dur) bilang bahwa dirinya akan menjadi Presiden RI, banyak orang yang juga menepis dan bahkan tak percaya. Dan kenyataannya beliau menjadi Presiden RI IV," demikian mantan Menristek ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya