Berita

AS Hikam

Sudah Terang, KPK Harus Segera Usut Anggota Dewan yang Terima Fulus Berkardus-kardus

KAMIS, 30 MEI 2013 | 07:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Empat anggota Komisi III DPR boleh saja membantah pengakuan Ketua Panitia Lelang Proyek Simulator SIM, AKBP Teddy Rusmawan. Tapi rakyat sebenarnya sudah punya kesimpulan sendiri.

Dalam keterangannya saat bersaksi Selasa kemarin, Teddy mengaku diperintahkan mantan Kepala Korlantas Irjen Djoko Susilo mengantarkan 4 kardus berisi uang untuk dibagikan kepada Bambang Soesatyo, Aziz Syamsudin, Desmond J. Mahesa dan Herman Hery.

"Tanpa berpretensi mendahului keputusan Pengadilan, saya rasa rakyat Indonesia sangat faham bahwa kongkalikong itu pasti terjadi antara oknum-oknum Komisi III DPR dan partnernya (Polri)," ungkap pengamat politik senior AS Hikam (Kamis, 30/5).


Karena itu menurutnya, KPK harus terang-terangan memburu dan membuktikan keterlibatan anggota Dewan itu dengan bukti-bukti yang sudah demikian terang. Jangan sampai dimainkan oleh parpol dan para politisi sontoloyo tersebut.

"Bagi rakyat Indonesia yang akan memilih caleg pada 2014, sudah seharusnya menolak nama-nama tersebut. Dan jika nama-nama tersebut masih ada di DCT dan bahkan terpilih lagi ke Senayan, maka yang salah bukan hanya parpol mereka, tetapi juga rakyat yang memilih itu sendiri. Berarti pemilih tersebut juga berpartisipasi menghancurkan Republik ini," tandas Hikam. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya