Berita

presiden sby

SBY Kenang Masa-masa Berdiplomasi dengan Swedia Terkait GAM

RABU, 29 MEI 2013 | 10:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam lawatannya ke Swedia, Presiden SBY mengenang masa-masa saat dia berdiplomasi dengan pemerintah setempat terkait perundingan dengan Aceh.

"Th 2002, saya, sebagai Menko Polkam, berdiplomasi ke Swedia, utk merintis jalan penyelesaian Aceh secara damai & bermartabat," kata SBY dalam kicauannnya dalam akun Twitter ‏@SBYudhoyono (Rabu, 29/5).

Presiden mengungkapkan, saat itu banyak tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) bermukim di Swedia. Misalnya, Hasan Tiro. "Konflik Aceh tak akan selesai, tanpa menyentuh simpul2 kepemimpinan yg ada di Swedia," lanjut SBY.


SBY pun bersyukur upaya tersebut tidak sia-sia setelah terus berunding selama lima tahun. "Alhamdulillah, setelah 5 th berihtiar, th 2005 konflik Aceh kita selesaikan. Mari kita hormati dan jaga kesepakatan itu," seru Kepala Negara.  

Sementara itu, masih dalam kicauannya, SBY menjelaskan, dalam pertemuan dengan pemerintah Swedia, telah disepakati untuk terus meningkatkan kerjasama & kemitraan bilateral.  "Lima prioritas kerjasama: investasi, perdagangan, pendidikan, lingkungan & pariwisata, serta kesehatan & perdamaian dunia," demikian SBY. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya