Berita

desmon j mahesa

Desmon J. Mahesa Bingung Disebut Menerima Uang Berkardus-kardus

RABU, 29 MEI 2013 | 08:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Senada dengan Herman Hery, anggota Komisi III DPR Desmon J. Mahesa juga mengaku pernah bertemu Irjen Djoko Susilo pada pertengahan 2010 lalu di Restoran Basara, Menara Summitmas, Jakarta.

"Aku pernah ikut makan di restoran Bashara. Waktu itu jam 11.30. Karena hanya mampir sebentar mau ke DPR ada rapat jam 1. Itu pertama kali dan terakhir aku ngomong dengan Djoko," ujar Desmon kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 29/5).

Saat itu, Desmon memang sedang bersama Herman Hery, anggota Komisi III DPR dari PDI Perjuangan.


"Itu secara tidak sengaja. Karena saya dari kantor Herman mau ke DPR. Di tengah jalan, ada yang telepon Herman. Kita mampir ke sana, ngobrol sebentar habis itu jalan lagi," ungkapnya.

Kemarin, Ketua panitia lelang proyek simulator SIM, Teddy Rusmawan mengaku diperintahkan atasannya, Djoko Susilo menyerahkan empat buah kardus yang berisi uang kepada para anggota Komisi III DPR yang saat itu digawangi oleh M Nazaruddin.

Selain bekas anggota DPR asal Demokrat, Nazaruddin, Teddy menerangkan bahwa saat penyerahan uang yang berlangsung di salah satu restoran di Jakarta itu, dia juga bertemu dengan anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo (Golkar), Azis Syamsuddin (Golkar), Desmon J. Mahesa (Gerindra) dan Herman Hery (PDIP) dan bekas anggota DPR.

Pemberian uang itu memang tidak terkait dengan proyek simulator SIM, yang saat ini menjerat Djoko Susilo. Tapi, sebagai uang pelicin untuk menggolkan dana 600 miliar untuk Korlantas Polri yang bisa digunakan untuk pendidikan.

Desmon membantah hal tersebut. "Kalau bicara itu, aku malah bingung. Apalagi itu sudah dibantah Djoko. Kalau terjadi berkardus-kardus, aku nggak ngerti malah," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya