Berita

sby-mousavi/ist

Politik

Pesan SBY ke Sekjen D8

SELASA, 21 MEI 2013 | 16:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masih banyak kesempatan dan celah bagi seluruh negara anggota D8 untuk meningkatkan dan menjalin kerja sama baru.

Begitu pesan Presiden SBY kepada Sekretaris Jenderal Developing Eight (D8) Seyed Ali Mohammad Mousavi saat menerima Mousavi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/5).

Kedatangan Mousavi ini merupakan kunjungan perkenalan sebagai Sekjen D8. Mousavi yang kini menjabat Direktur Jenderal Ekonomi pada Kementerian Luar Negeri Iran, terpilih sebagai Sekjen D8 periode 2013-2017 pada pertemuan tingkat menteri ke-15 D8 di Islamabad pada November 2012. Menyambut kedatangan Mousavi, Presiden SBY didampingi Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam.


"Seperti kita ketahui, organisasi kita sangat penting. Saya berharap di tahun-tahun selanjutnya, hal-hal baik bisa terus kita lakukan, khususnya peningkatkan kerja sama di berbagai bidang, seperti ekonomi dan perdagangan," kata Presiden SBY di awal pertemuan seperti dilansir presidenri.go.id.

D8 didirikan melalui Deklarasi Istanbul yang dihasilkan pada Konperensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama D8, pada 15 Juni 1997. Sesuai namanya, D8 beranggotakan delapan negara berkembang, yaitu Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan dan Turki.

Semula, D8 dimaksudkan untuk menghimpun kekuatan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) guna menghadapi ketidakadilan dan sikap mendua negara-negara Barat. Namun dalam perkembangannya, D8 ditetapkan sebagai kelompok yang tidak bersifat eksklusif keagamaan dan ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat negara anggotanya melalui pembangunan sosial dan ekonomi.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya