Berita

jokowi/ist

Politik

Jokowi Berencana Adopsi Konsep Pasar Malam Ngarsopuro

MINGGU, 19 MEI 2013 | 20:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berencana mendirikan pasar malam di Jakarta dengan konsep Pasar Malam Ngarsopuro yang ada di Surakarta, Jawa Tengah.

"Kita ada rencana untuk membuat pasar malam di Jakarta. Sekarang kita sedang coba petakan konsepnya. Mungkin saja akan sama dengan Pasar Malam Ngarsopuro," kata Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu.

Konsep Pasar Malam Ngarsopuro, menurut Jokowi, berbeda dengan pasar malam lainnya di kota tersebut karena selain menawarkan berbagai macam barang dagangan, juga menampilkan pertunjukan seni.


"Pasar Malam Ngarsopuro hanya digelar setiap malam minggu dan dimulai dari pukul 17.00 sampai 23.00 WIB. Kira-kira konsep seperti itulah yang akan coba kita terapkan untuk pasar malam di Jakarta.

Jokowi mengakui Pasar Malam Ngarsopuro yang sudah digelar sejak lima tahun lalu itu terinspirasi dari pasar-pasar malam yang ada di Taiwan.

"Sebetulnya, ide pasar malam ini saya contoh langsung dari pasar-pasar malam di Taiwan. Saya juga coba meniru manajemennya, seperti penutupan jalan, pertunjukan seni dan lain-lain," tuturnya.

Jokowi mengungkapkan tujuan digelarnya pasar malam di ibukota adalah menyediakan ruang bagi para pedagang kaki lima (PKL) untuk menjajakan barang-barang dagangannya, terutama setiap malam akhir pekan.

"Kalau kita adakan pasar malam, PKL pasti semakin tertib. Kita berikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro untuk berdagang, mereka (para pedagang) akan kita atur sedemikian rupa, tapi tentunya mereka juga harus mau diatur," ungkap Jokowi, seperti dikutip kantor berita Antara.

Ia menambahkan wilayah yang berpotensi untuk dijadikan kawasan pasar malam adalah Jalan Sabang di Jakarta Pusat. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya