Berita

ist

Warga Cianjur Dikagetkan Penemuan Mortir Aktif Sisa Perang

SABTU, 18 MEI 2013 | 17:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Warga Kampung Cirempang, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Cianjur, Jabar, Sabtu, dikejutkan dengan penemuan mortir aktif sisa zaman perang.

Informasi yang dihimpun, penemuan mortir dengan panjang 25 cm, lebar 5 cm dengan bobot 1 kilogram itu pertama kali ditemukan seorang petani yang hendak menggarap ladangnya di wilayah Gunung Cirempang.

Kapolsek Mande AKP Nandang melalui Kasubag Humas Polres Cianjur AKP Ahmad Suprijatna mengatakan warga yang menemukan peluru mortir tersebut awalnya tidak mengira benda tersebut merupakan peluru untuk senjata berat.


"Merasa curiga dengan mortir yang sempat beradu dengan cangkulnya itu, petani tersebut melaporkan ke ketua RT setempat, kemudian diteruskan ke petugas kami di Mapolsek setempat," kata Suprijatna.

Dia menjelaskan, lokasi peluru mortir tersebut, berada di lereng bukit dengan ketinggian 80 derajat. Mendapati laporan tersebut, sejumlah anggota polsek menuju ke lokasi guna memeriksa kebenaran informasi tersebut.

"Kemungkinan mortir itu masih aktif, namun kondisinya sudah dipenuhi karat. Melihat dari bentuk kami perkirakan mortir ini peninggalan zaman penjajahan Jepang," ungkapnya seperti dilansir kantor berita Antara.

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, pihaknya mensterilkan lokasi tersebut dengan garis polisi sebelum mortir dievakuasi. Selang beberapa saat, setelah melakukan pengecekan dan dinilai aman, mortir tersebut langsung dibawa ke Subden IV Brimobda Polda Jabar, di Cipanas, untuk diperiksa.

Sementara itu, sejumlah masyarakat sekitar mengaku hanya mengetahui dari mulut ke mulut perihal temuan mortir tersebut. Namun ungkap mereka, ini bukan pertama kali, selama ini warga kerap menemukan benda jenis dan granat tangan yang diduga aktif di wilayah tersebut. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya