Berita

Saat Ini Memang Bukan Waktu yang Tepat untuk Membeberkan Keterlibatan LHI

KAMIS, 16 MEI 2013 | 12:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Semua pihak sebaiknya sabar menunggu sidang kasus suap izin impor daging sapi dan kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan yang akan digelar pekan depan.

Di pengadilan nanti akan terbuka apakah betul mantan Presiden PKS menerima suap Indoguna, seperti didakwakan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Ya nanti di depan sidang. Kan KPK sering katakan nanti lihat di sidang. Dalam dakwaan nanti akan ketahuan, apa dakwaan, kronologisnya seperti apa," ujar pakar hukum soal TPPU Yenti Garnasih kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 16/5).


"Semoga KPK nanti bisa memperlihatkan bukti dan kronologisnya bahwa barang-barang yang disita karena didugaan hasil korupsi sebelumnya," ungkapnya.

Yenti memang berpendapat, saat ini bukan waktu yang tepat untuk KPK membeberkan bukti-bukti bahwa Luthfi menerima fulus dari proyek pengurusan izin penambahan kuota impor daging sapi.

"Nggak boleh dong. Ada hal-hal yang memang harus diselamatkan atau dijaga rahasia. Tidak bisa dibuka semua. Nanti siapa tahu ada hal yang belum tersita, bisa hilang atau saksi yang diperlukan keterangannya bisa juga hilang," jelasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya