Berita

PKS Serang Balik ICW

KAMIS, 16 MEI 2013 | 12:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wacana pembubaran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengemuka seiring ditetapkannya Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Kami tidak bisa menyalahkan ada orang-orang tertentu, akitivis LSM, yang juga kemudian mulai mewacanakan pembubaran sebuah partai politik," ujar Koordinator Advokasi Hukum DPP PKS Zainuddin Paru kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 16/5).

Namun, Zainuddin menegaskan, pihak-pihak yang mewacanakan pembubaran PKS itu tidak tahu, bagaimana proses pembubaran partai politik. Tak hanya itu, menurutnya lagi, tak bisa seenaknya mengatakan bahwa sebuah partai politik adalah penjahat korupsi.


"Tapi harus disadari juga bahwa LSM-LSM itu menggunakan dana asing yang tidak tranparan dan tidak pernah dilaporkan ke publik. Bahkan bisa jadi mereka yang ditanamkan asing untuk menjajah bangsa sendiri," tegas Zainuddin Paru.

Sebelumnya ramai diberitakan soal pernyataan aktivis ICW. Menurut mereka parpol yang menerima aliran dana korupsi, seperti kasus impor sapi dan PKS, bisa dibubarkan.

Sebab sesuai dengan Pasal 7 UU/8 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Parpol sebagai korporasi bisa dibekukan atau dicabut izinnya bila terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya