Berita

Dahlan Iskan Minta BUMN Manfaatkan Limbah Sawit untuk Listrik

KAMIS, 16 MEI 2013 | 11:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan berencana memanfaatkan sisa-sisa pembuangan pabrik kelapa sawit yang dimiliki perusahaan plat merah untuk dijadikan listrik berkekuatan 2 mega watt.

Hal itu dilakukan untuk mengaplikaskan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam menurunkan emisi gas karbon.

Dahlan mengungkapkan itu usai mengelar rapat pimpinan (Rapim) di Kantor Pusat PT Angkasa Pura I, Jakarta, Kamis (16/5).


"Jadi BUMN akan mengaplikasikan menurunkan gas emisi karbon. Ini memang sudah direncanakan oleh Presiden sejak tahun 2010. Untuk tahun 2010 sampai 2012 inventarisasi berapa nilai gas emisinya. Kemudian tahun 2013 sampai 2014, apa saja yang akan dilakukan untuk membantu menurunkan emisi gas karbon," ujar Dahlan, seperti dilansir JPNN.

Sejauh ini, kata Dahlan, perusahaan BUMN yang sudah melakukan pemanfaatan sisa-sisa buangan dari pabrik kelapa sawit adalah PTPN III di Medan.

Dahlan menjelaskan, untuk menghasilkan listrik berkekuatan 2 mega watt, dibutuhkan 6 ribu ton kelapa sawit dengan cara merecover sisa-sisa kelapa sawit dan kemudian menyerap gas-gas tersebut yang kemudian akan menjadi listrik.

"Selama ini PTPN III membeli listrik dari PT PLN (Persero), dengan pemanfaatan gas sisa kelapa sawit. Nantinya PTPN III tidak perlu membeli listrik dari PLN," paparnya.

Untuk itu, Dahlan meminta kepada perusahaan-perusahaan BUMN agar memanfaatkan sisa-sisa kelapa sawit dari perkebunan kelapa sawitnya masing-masing untuk dijadikan listrik. "Semua perusahaan BUMN harus bisa memanfaatkan sisa-sisa dari perkebunan kelapa sawitnya masing," pungkas mantan Dirut PLN ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya