Berita

junisab akbar/ist

Politik

PKPU 13/2013 Kekang Hak Warga Negara

RABU, 15 MEI 2013 | 20:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Indonesian Audit Watch (IAW) mempertanyakan keberadaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 13/2013 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Ketua Pendiri IAW, Junisab Akbar menilai, PKPU itu janggal karena jadi aturan yang seharusnya tidak diatur KPU. Dan secara isi, menimbulkan pengekangan hak berpolitik bagi setiap warga negara.

"Saran kami, sembari PKPU itu didaftarkan untuk dijudicial review di Mahkamah Konstitusi (MK), ada baiknya KPU merubahnya menjadi pencalegan," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/5).


Lebih lanjut dikatakannya, hak berpolitik setiap warga negara tidak boleh dikekang oleh siapapun termasuk KPU, dengan dalih apapun. 

"Posisi KPU hanya sebagai penyelenggara pemilu, bukan sebagai pembasmi hak berpolitik warga negara," ujar mantan DPR RI dari Partai Bintang Reformasi (PBR) ini.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 3 ribu anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota sudah menyamakan pandangan dan berkesimpulan bahwa PKPU No 13/2013 tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang lebih tinggi, yakni UU No 8/2012 tentang Pemilu, UU No 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya