Berita

Bima Arya/ist

Politik

Bima Arya: Gerakan Penata, Karakter yang Pas Untuk Mahasiswa

SENIN, 13 MEI 2013 | 19:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Bima Arya, menduga mahasiwa saat ini terjebak dalam romantisme pergerakan masa lalu. Romantisme inilah yang kemudian menghalusinasi mahasiswa untuk terus melakukan demonstrasi.

"Jangan-jangan kita terjebak dalam romantisme pergerakan mahasiswa," tandas Ketua Umum DPP Matahari Nusantara itu, dalam diskusi publik Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Perindo (Perisai Perindo) bertajuk "Masih Adakah Pergerakan Mahasiswa di Indonesia?" di kantor DPP Perindo, Jl Diponegoro 29, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5).

Menurutnya, pergerakan mahasiswa tidak melulu harus digambarkan dengan demonstrasi, terlebih saat  kondisi politik sudah stabil.


"Jika politik stabil fungsi mahasiwa ada dua, yaitu menjaga moral bangsa dan sebagai gerakan intelektual," lanjutnya.

Mahasiswa, lanjut Bima, jangan terlalu jauh terjun ke politik, karena itu masuk lahannya partai politik.

Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa setiap era pergerakan mahasiswa memiliki karakter masing-masing. Karakter pergerakan ini sesuai dengan yang dihadapi zaman.

"Zaman dulu ada gerakan perintis dan pendobrak. Untuk saat ini karakter yang tepat adalah gerakan penata," tandasnya. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya