Berita

Politik

Hatta Rajasa Penuhi Kualitas Capres 2014

SENIN, 13 MEI 2013 | 18:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Sekjen Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Didi Supriyanto menilai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa merupakan sosok yang memenuhi kriteria sebagai pemimpin ke depan.

"Dari sekian calon yang ada, semuanya merupakan capres daur ulang. Hanya Pak Hatta yang segar dan baru," kata Didi dalam seperti tertulis dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Senin (13/5).

Namun, meski merupakan wajah baru, kehadiran Hatta tidak bisa disebut sebagai ajang coba-coba. Menurut dia, Hatta sarat pengalaman, baik di bidang birokasi, politik dan entepreuner.


"Dia (Hatta) adalah tokoh yang sangat mumpuni di segala bidang. Selain itu, Hatta memiliki kendaraan politik yang merupakan syarat dari sebuah UU untuk maju dalam sebuah pemilihan presiden. Makanya, tidak salah jika kita memutuskan bergabung dengan PAN untuk bersama-sama membesarkan partai ini," ungkapnya.

Terkait hasil sejumlah survei yang terus menunjukkan trend positif terhadap Hatta sebagai capres, seperti dilakukan Jajak Pembaca Koran Nonstop, Didi menyebutkan, itu sebuah bukti jika masyarakat mulai menyukai kehadiran Hatta di bursa Pilpres 2014. Dalam hasil Jajak Pembaca Koran Nonstop edisi Mei 2013, Menko Perekonomian Hatta Rajasa tetap berada di posisi teratas dengan raihan 37 persen, disusul Menteri BUMN Dahlan Iskan sebesar 29 persen, Mahfud MD 11 persen, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebanyak 8 persen, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri dengan 3 persen. Posisi terakhir ditempati Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang hanya meraih 2 persen.

"Publik menyadari kemampuan Hatta bukan atas dasar pernyataannya yang tidak pernah kontroversial, tapi atas sikap dan gerak seorang negarawan. Jadi, naiknya tingkat elektabilitas Hatta itu benar-benar atas kinerjanya bukan cerminan sikap kontroversi," imbuh Didi yang merupakan Calon legislatif (Caleg) dari PAN untuk daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya