Berita

yusuf supendi

Yusuf Supendi: PKS Hancur, Tiga Sejoli Kudu Bertanggung Jawab

SENIN, 13 MEI 2013 | 07:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Malapetaka atau prahara yang membelit PKS saat ini ditengarai akibat kediktatoran Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin, arogansi mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, dan sikap egois mantan Sekjen yang saat ini menjadi pimpinan PKS, Anis Matta.

Karena tiga sikap elit partai dakwah tersebut merebaknya kezaliman dan ketidakadilan yang merugikan sejumlah kader.

"Di sisi lain, akhirnya sejumlah kader shaleh dan pasrah, salah memosisikan tsiqoh, percaya kepada tiga sejoli itu sehingga taat tanpa tabayyun, klrifikasi, dan fitnah pun ditelan bulat~bulat," tegas salah seorang pendiri Partai Keadilan (awal nama PKS) Yusuf Supendi (Senin, 13/5).


"Allah tidak ngantuk, tidak tidur, dan lebih canggih dalam rekayasa dan skenario. fenomena kejahatan tiga sejoli itu sudah mengemuka dibongkar Allah melalui lembaga antirasuah, KPK," ungkap Yusuf yang saat ini menjadi caleg dari Partai Hanura.

Menurutnya, bisa terjadi PKS tembus tiga besar masuk kotak degradasi pada Pemilu 2014 nanti sebab masyarakat kian paham dan sebal atas sepak terjang tiga sejoli, Hilmi Aminuddin, Luthfi Hasan Ishaaq, dan Anis Matta, yang terperangkap akibat ulah korupsi Ahmad Fathanah.

Jika PKS bubar dengan sendirinya atau dibubarkan masyarakat sebab korupsi dan berindikasi kuat terlibat tindak pidana pencucian uang, menurutnya, tiga sejoli itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya baik terhadap kader, para pendiri Partai, dan saat dihadapkan kepada Allah Yang Maha Adil.

"Tiga sejoli ini kudu bertanggung jawab," tegasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya