Berita

alex noerdin/ist

Gubernur Prihatin Pejabatnya Belum Lancar Bahasa Inggris

MINGGU, 12 MEI 2013 | 16:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin merasa prihatin karena kemampuan berbahasa Inggris pejabat di lingkungannya masih belum bisa diandalkan padahal sudah diberikan kesempatan untuk melaksanakan kursus.

"Setelah dilakukan evaluasi, ternyata pejabat masih banyak yang susah berbahasa Inggris sehingga itu akan dimaksimalkan lagi," kata gubernur kepada wartawan di Palembang, Minggu (12/5).

Menurut dia, sejak dirinya menjadi gubernur pihaknya telah mensosialisasikan agar pejabat termasuk pegawai di lingkungannya mendalami bahasa Inggris. Bagi mereka yang ingin kursus akan dibiayai agar benar-benar mendalami bahasa asing tersebut.


Namun, ternyata hanya beberapa pejabat saja yang sudah mendalami bahasa Inggris tersebut sehingga pihaknya berencana memberikan kesempatan lagi untuk kursus.

Bahasa Inggris sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi pejabat dan pegawai Pemerintah Provinsi Sumsel karena tamu dari bebagai negara rutin berkunjung ke daerah ini.

"Untuk menyambut kedatangan tamu asing diperlukan kemampuan bahasa Inggris sehingga kami memprioritaskan pejabat untuk mengikuti kursus," katanya seperti dilansir kantor berita Antara.

Hampir setiap bulan Sumsel menjadi tuan rumah kegiatan nasional dan internasional sehingga tamu tersebut perlu diajak berbicara dalam bahasa Inggris.

Terlebih, Sumsel sekarang ini rutin menjadi tuan rumah kejuaraan nasional dan internasional seperti voli pantai, ski air dunia dan pertandingan tingkat Asean lainnya.

"Begitu juga wartawan seharusnya memahani bahasa Inggris supaya pemberitaan dalam kegiatan internasional menjadi lebih mendalam," lanjutnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya