Berita

MS Hidayat

Bisnis

Menperin Akui Investasi Di Industri Hijau Butuh Biaya Besar

Ngebet Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
RABU, 08 MEI 2013 | 09:00 WIB

Pemerintah terus mendorong pengembangan industri hijau di Indonesia sesuai dengan kebutuhan nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, dengan menerapkan industri hijau, maka terjadi efisiensi bahan baku, proses produk industri lebih efisien dan meningkatkan daya saing produksi. Hal itu juga mendukung komitmen Pemerintah Indonesia menurunkan efek rumah kaca.

“Industri hujau harus diprioritaskan. Bukan trend, tapi kebutuhan,” ujar Hidayat ketika membuka Pameran Foto dan Talkshow Membangun Industri Hijau di kantornya, kemarin.


Menurut dia, pada 2020 Indonesia bertekad menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 62 persen. Itu harus dilakukan karena sektor industri menyumbang 3,12 persen dari proses produksi. Terdapat delapan sektor industri yang memberi emisi gas rumah kaca, yaitu industri semen, baja, tekstil, keramik, petrokimia dan makanan.

Tantangan Indonesia saat ini bagaimana pemerintah mengembangkan industri hijau yang kompetitif dan menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB).

“Investasi dalam industri hijau butuh biaya yang sangat besar karena untuk penggantian mesin yang ramah lingkungan. Dibutuhkan reward dari pemerintah,” ucap Hidayat.

Menteri dari Partai Golkar itu, pemerintah telah memberikan penghargaan kepada industri yang menerapkan teknologi hijau. Program tersebut telah dilakukan sejak 2007 dan berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sampai 25 persen.

“Industri semen dituduh mengeluarkan emisi besar, tapi kenyataannya peringkat pertama industri hijau adalah perusahaan semen,” imbuhnya.

Namun, Hidayat mengakui investasi dalam industri hijau butuh biaya yang sangat besar karena untuk penggantian mesin yang ramah lingkungan.

Sebagai langkah awal, sejak 2010 sampai saat ini Kementerian Perindustrian memberikan penghargaan industri hijau. Namun, dibutuhkan komitmen upaya dari semua pihak. Apalagi, Indonesia pada 2020 bertekad menurunkan emisi gas rumah kaca.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengatakan, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Kemenperin merampungkan penyusunan standar industri hijau yang sudah dimulai tahun lalu.

Menurut Suryo, hal ini dilakukan mengingat standarisasi tersebut belum diterapkan melalui regulasi. Apalagi, penggunaan energi oleh sektor industri besar hampir 50 persen dari konsumsi. Karena itu, Kadin sangat peduli terhadap penghematan energi.

Karena itu, Kadin terus melakukan sosialisasi kepada anggotanya untuk menerapkan industri hijau. Salah satunya dengan mengganti mesin-mesin industri yang ramah lingkungan. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya