Berita

eyang subur

Mau Ikuti Konvensi Demokrat, Eyang Subur Minta Bantuan Ridwan Saidi

SELASA, 07 MEI 2013 | 09:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejak kemarin, beredar kabar bahwa sosok kontroversial Eyang Subur berniat mengikuti konvensi calon presiden yang digelar Partai Demokrat.

Kabar itu berdasarkan broadcast blackberry messanger (BBM) yang memuat percakapan Eyang Subur dan budayawan Betawi, Ridwan Saidi.

Semakin 'heboh', setelah pengamat politik kenamaan M. Qodari mengungkapkan di dalam sebuah diskusi di gedung DPR Jakarta, kemarin, yang banyak dihadiri wartawan, bahwa dirinya juga mendengar kabar tersebut.


Kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 7/5), Ridwan Saidi membenarkan isi BBM yang beredar tersebut. Dia pun kembali menceritakan kronologis saat dia dihubungi oleh Eyang Subur. "Ya betul. Dia telpon saya. Waktu itu hari Sabtu saya lagi pimpin rapat yayasan, yang saya pimpin," ujar Ridwan Saidi.

Dalam percakapan itu, Eyang Subur mengajak Ridwan Saidi untuk melaksanakan umroh bersama keluarganya. "Saya bilang nggak bisa. Saya nggak mau meninggalkan Jakarta," ungkap Ridwan Saidi, mengulangi apa yang ia sampaikan Sabtu itu.

Lantas, Eyang Subur menanyakan, apakah ada rumah Ridwan Saidi yang mau diperbaiki. "Saya bilang nggak ada. Rumah saya sehat wal afiat," katanya lagi.

Setelah dua pertanyaan tak berbalas positif, Eyang Subur meminta Ridwan Saidi untuk menemuinya. Lagi-lagi, Ridwan Saidi menampik. "Saya bilang nggak bisa. Saya memimpin rapat," katanya kembali menampik.

Karena itu, Ridwan Saidi menyarankan, kalau Eyang Subur memiliki keperluan terhadapnya, lebih baik utus pengacara untuk menemuinya.  "Karena saya nggak bisa saya meninggalkan rapat. Rapat ini saya pimpin," kata Ridwan Saidi mengakhiri obrolan lewat telepon tersebut.

Satu jam kemudian, kisah Ridwan Saidi, datang Ramdhan Alamsyah, pengacara Eyang Subur menemuinya. Ramdhan Alamsyah menyampaikan rencana Eyang Subur mau mendaftar konvensi Partai Demokrat.

"Dasarnya apa?" tanya Ridwan Saidi.

"Dasarnya adalah Eyang Subur dua bulan ini tayang di TV, tentu elektabilitasnya tinggi," kata Ramdhan, menjawab seperti disampaikan Ridwan Saidi.

Mendengar penjelasan tersebut, Ridwan Saidi hanya menanggapi singkat. "Nanti kapan hari mau daftar ke Demokrat, kasih tahu saya, biar saya arak-arak." [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya