Berita

Gita Wirjawan (tengah)

Gita Wirjawan: Dahulukan Kepentingan Konsumen!

SENIN, 06 MEI 2013 | 06:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan melakukan kunjungan kerja ke Semarang, Jateng kemarin (Minggu, 5/5).

Dalam kunjungan tersebut, didampingi Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Gita menghadiri puncak peringatan Hari Konsumen Nasional (HKN) 2013 yang ditandai dengan kegiatan Jalan Sehat dan Pencanangan Gerakan Konsumen Cerdas Cinta Buatan Indonesia (GKCCBI) di halaman kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng.

Gita mengatakan, pencanangan GKCCB di Semarang ini merupakan langkah yang membanggakan. Karena Jateng merupakan provinsi yanh pertama kali merayakan HKN setelah DKI Jakarta. HKN  diperingati setiap tanggal 20 April. Tanggal ini merupakan hari lahirnya Undang Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) yaitu UU 8/1999.


"UUPK ditetapkan untuk meningkatkan harkat dan martabat konsumen terhadap kesadaran, pengetahuan dan kemampuan untuk melindungi konsumen, serta menumbuhkan sikap pelaku usaha yang bertanggungjawab," papar Gita, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Gita mengharapkan rakyat menjadi konsumen yang cerdas. Konkretnya Gita menjelaskan bahwa sudah terbentuk Badan Penyeleseaian Sengketa Konsumen (BPSK), yang berfungsi menyelesaikan masalah dan sengketa konsumen. BPSK juga mensosialisasi hak-hak konsumen.

Ekonomi prorakyat, kata Gita, mendahulukan kepentingan konsumen. Karena konsumen adalah komponen terbesar rakyat yang menopang kemajuan ekonomi nasional.

"Makanya konsumen harus mendapatkan perlindungan agar mendapatkan hak atas kenyamanan dan keamanan. Konsumen juga mendapatkan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi barang. Juga hak konsumen dilindungi dalam memilih barang atau jasa yang akan digunakan," ungkap Mendag.

Dalam pencanangan GKCCBI, Gita mengingatkan bahwa dalam konsumsi nasional jangan sampe barang yg dikonsumsi rakyat itu berasal dari luar negeri. "Ekonomi kita pro rakyat, kita harus mengutamakan barang-barang buatan dalam negeri. Pokoknya kita semua harus cinta buatan Indonesia," kata Gita. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya