Berita

angel lelga

Jangan Sampai Artis Memperpanjang Daftar Anggota DPR yang Sontoloyo

SABTU, 04 MEI 2013 | 09:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para artis atau selebritas punya hak politik yang sama dengan warga negara lainnya, termasuk memilih dan dipilih sebagai calon anggota legislatif dalam Pemilihan Umum.

Tapi sebaliknya, calon pemilih (camil) juga berhak tahu sampai di mana kualitas dan visi caleg, termasuk para artis/seleb tersebut. Tujuannya, tak lain agar kualitas Parlemen tidak tambah jeblog, tetapi makin baik dan dipercaya (trusted) oleh rakyat.

Demikian disampaikan pengamat politik senior yang juga dosen senior jurusan Hubungan International President University, Muhammad AS Hikam (Sabtu, 4/5).


Hikam mencontohkan soal pencalegan Angel Lelga (AL) lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dari sisi popularitas sebagai penyanyi, pesinetron dan lainnya, tentu tak diragukan. Dari segi kemampuan finansial, apalagi. Konon, Angel Lelga memiliki koleksi puluhan tas bermerek Hermes, yang harga satuannya saja mencapai Rp 500 juta.

"Jadi kalau biaya nyaleg sekitar Rp 10 miliar, itu 'hanya' seharga 20 tas, artinya ecek-ecek buat AL. Walhasil, probabilitas AL lolos jadi wakil rakyat cukup besar," ungkap Hikam.

Tetapi, dari sisi kapasitasnya sebagai wakil rakyat di tingkat nasional, terus terang masih belum jelas benar. Padahal, mungkin Angel Lelga akan ditugasi Fraksinya membela kepentingan seni, budaya, perfilman, dan lain sebagainya, yang memang masih terpuruk di negeri ini.

"Jadi, caleg-caleg seperti AL perlu membuktikan diri mereka dalam kualitas dan kapasitas sebagai wakil rakyat. Kalau tidak, mereka malah mengundang sinisme publik bahwa mereka masuk Senayan hanya menambah deretan panjang poliyo (politisi sontoloyo) dan memperparah keterpurukan DPR yang akan datang," kata Hikam mengingatkan.

"Kasus Angelina Sondakh (AS), kendati tidak mewakili kualitas seluruh artis/seleb di DPR, bisa saja akan terulang. Semoga AL dkk menyadari dimensi ini sehingga kualitasnya sebagai wakil rakyat setara dengan tas Hermes di dunia fashion," demikian Hikam. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya