Berita

Dunia

Bukti Aljazair di Belakang Kerusuhan Bocor

SABTU, 04 MEI 2013 | 08:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah dokumen yang bocor memperlihatkan keterlibatan Aljazair di balik demonstrasi di Laayoune pekan lalu.

Dokumen yang bocor itu berupa sepucuk surat yang dikirimkankan Presiden Nasional Komite Aljazair untuk Solidaritas Rakyat Sahara (CNASPS), Mohammed Mahreze Lamari, kepada apa yang disebut sebagai Dutabesar Republik Demokratik Arab Sahrawi di Aljazair, Brahim Ghali.

Kepada Ghali, Lamari mengatakan bahwa pemerintah Aljazair sepakat menggelontorkan uang untuk mendukung kampanye dan protes yang akan digelar dalam beberapa pekan yang akan datang oleh kelompok perlawanan Sahara. Di dalam surat yang ditandatangani tanggal 14 April 2013 itu tidak disebutkan jumlah uang yang akan diberikan.


Maroko telah menyampaikan keberatan atas keterlibatan Aljazair ini pada hariv Senin lalu (29/4). Provokasi Aljazair dilakukan setelah Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 2099 yang memperpanjang masa tugas misi perdamaian MINURSO sampai 30 April tahun depan.

Dalam jumpa pers secara terpisah, Walikota Laayoune, Khalil Eddakhil, mengatakan Aljazair dan Polisario berencana menabur benih anarkisme di Sahara Maroko dengan melibatkan anak-anak kecil dalam bentrokan dengan petugas keamanan Maroko. Aksi ini dilakukan untuk mempromosikan Maroko sebagai negara yang tidak menghargai HAM.

"Ada informasi yang mengindikasikan bahwa sejumlah pemuda mendapatkan pelatihan di Tindouf (markas Polisario di Aljazair) dan menyusup masuk ke Sahara Maroko untuk memulai kerusuhan," demikian Walikota Eddakhil. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya