Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Alokasi Biaya Gaji Pegawai Tembus Rp 547,1 Triliun

Gaji PNS Disarankan Tidak Naik Tiap Tahun
KAMIS, 02 MEI 2013 | 08:01 WIB

Anggaram Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 tidak pro poor. Terbukti, pemerintah lebih senang menutupi jebolnya APBN dengan cara mengurangi subsidi BBM ketimbang melakukan efisiensi dan mengurangi ongkos yang sangat layak untuk dipotong.

“Anggaran yang paling layak untuk dipotong adalah gaji pegawai negeri sipil (PNS),” kata Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi.

Menurut Uchok, gaji pegawai pemerintah jumlahnya terus meningkat dan pada 2011 sebesar Rp 175,7 triliun. Angka tersebut naik lebih dari 20 persen pada 2012 menjadi Rp 212,2 triliun. Sementara tahun ini gaji PNS dianggarkan Rp 241,1 triliun.


Jika dipukul rata, maka masing-masing PNS mendapat Rp 51 juta per tahun atau Rp 4,3 juta per bulan. Namun, angka itu belum termasuk seluruh biaya untuk PNS. Masih ada lagi tambahan Rp 306,1 triliun untuk dana alokasi umum (DAU) yang sebagian besar digunakan pemerintah daerah untuk gaji pegawai dan tunjangan profesi guru. Kalau dijumlah, maka biaya untuk PNS tahun ini Rp 547,1 triliun atau sepertiga dari total belanja negara sebesar Rp 1.683 triliun.

“Pemotongan gaji PNS bisa dilakukan dengan menghilangkan kenaikan gaji PNS setiap tahun, karena tidak seharusnya gaji naik tiap tahun. Remunerasi yang jumlahnya triliunan itu seharusnya baru diberikan setelah reformasi birokrasi berjalan. Ini belum berjalan, tapi remunerisasi sudah diberikan,” kritik Uchok.

Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI) Eugenia Mardanugraha menilai, pemerintah tidak punya keberanian memangkas gaji PNS dan mengalihkan ke subsidi BBM.

“Untuk menaikkan harga BBM saja pemerintah terasa ragu-ragu. Kemarin ingin menaikkan tapi ditolak DPR, lalu ingin menggunakan mekanisme dua harga kemudian diganti lagi menjadi kenaikan dengan satu harga. Ini kan tidak tegas,” sentilnya.

Kendati masyarakat pasti senang jika pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT), namun menurut Eugenia, itu tidak mendidik. Harusnya hasil penghematan itu diarahkan untuk pembangunan seperti rumah, jembatan ataupun saluran irigasi.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, apabila subsidi BBM sudah memberatkan APBN, pemerintah harus melakukan perubahan alokasi anggaran melalui persetujuan DPR.

Menurut Harry, apabila ingin memangkas anggaran belanja pegawai untuk digunakan subsidi BBM, pemerintah harus memberikan usulan kepada DPR dengan perencanaan alokasi anggaran APBN yang mementingkan rakyat sehingga tidak menimbulkan kesengsaraan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya